Text
Perbandingan kualitas dan penetapan kadar antalgin dalam sediaan tablet generik dan paten dengan metode titrsi iodimetri
Antalgin merupakan salah satu obat yang bisa mengurangi rasa sakit (analgesik) dan semakin diminati oleh masyarakat. Antalgin dapat diperoleh masyarakat dalam sediaan tablet generik dan paten. Umumnya masyarakat lebih memilih menggunakan obat paten yang dirasa lebih berkhasiat, daripada obat generik yang dijual dengan harga terjangkau. rnPenelitian ini menggunakan 3 sampel Antalgin generik dan paten dengan 3 pabrik yang berbeda. Pengujian mutu fisik yang dilakukan meliputi keseragaman bobot dan kekerasan tablet. Sedangkan uji kuantitatif dilakukan penetapan kadar dengan cara pembakuan bertingkat yaitu membakukan Natrium Tiosulfat kemudian membakukan Iodium dengan metode titrasi iodimetri. rnDari penelitian tersebut didapatkan hasil pada pengujian keseragaman bobot Generik X, Y, Z dan Paten A, B, C memenuhi syarat. Sedangkan kekerasan tablet Generik X, Y, dan Z memenuhi syarat. Tetapi pada Paten A, B, dan C tidak memenuhi syarat karena tablet dapat hancur pada skala lebih dari 8kg. Syarat tablet Antalgin mengandung Metampiron, tidak kurang dari 95,0% dan tidak lebih dari 105,0% dari jumlah yang tertera pada etiket. Hasil penetapan kadar Generik X (86,25%) kurang memenuhi syarat. Generik Y (100,71%) memenuhi syarat. Generik Z (98,06%) memenuhi syarat. Paten A (92,57%) kurang memenuhi syarat. Paten B (99,86%) memenuhi syarat. Paten C (99,87%) memenuhi syarat.rnKata kunci: perbandingan kualitas, penetapan kadar, generik dan paten, Antalgin, Iodimetri.rn
Tidak tersedia versi lain