Text
Uji deteksi bakteri pencemar pada jamu tradisional beras kencur yang dijual di pasar besar kecamatan taman sidoarjo dengan metode ALT (angka lempeng total)
Jamu adalah obat tradisional yang didasarkan pada pengalaman secararnturun temurun, baik secara lisan maupun tertulis. Beras kencur merupakan jamurntradisional Indonesia yang dapat digunakan untuk menghilangkan pegal-pegalrnpada tubuh. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui jumlah koloni bakteri dalamrnsediaan jamu gendong beras kencur yang dijual dipasar besar kecamatan TamanrnSidoarjo dan untuk meningkatkan kewaspadaan konsumen dalam memilihrnminuman yang akan dikonsumsi.rn Pengujian dilakukan dengan metode angka lempeng total (ALT). Prosedurrnkerja yang digunakan adalah dengan cara aseptik larutkan 1 mL sampel jamurnberas kencur dengan 9 mL NaCl 0,9% lalu homogenkan kemudian pipet 1 mLrnmasukkan tabung reaksi berisi 9 mL Nutrient Broth (NB) lalu homogenkan,rnlakukan hingga pengenceran 10rnixrn rn-5 rndengan 5 kali pengulangan. Dari setiaprnpengenceran dipipet 0,1 mL kedalam cawan petri yang berisi Nutrient Agar (NA)rn15 mL yang dibuat duplo. Inkubasi pada suhu 37ºC selama 24 jam dengan posisirndibalik dan hitung koloni yang tampak. Lakukan pewarnaan bakteri untukrnmenyatakan golongan gram bakteri pencemarnya. Hasil dianalaisa dengan AnovarnOne Way SPSS 18.rn Hasil yang didapat dari pengujian Angka Lempeng Total pada 5 sampelrnjamu beras kencur yang dijual di Pasar Besar Kecamatan Taman Sidoarjorndidapatkan pada sampel A 9,9 x 10rn6rn, sampel B 7x10rn6rn, sampel C 4,7x10rn, sampelrnD 4,5x10rn6rn, sampel E 3,1x10rn6rn. Dari data penelitian menunjukkan sampel Arnmemiliki rata-rata yang tertinggi yaitu 9,9 x 10rn6rn. Hal ini menunjukkan semuarnsampel tidak layak dikonsumsi karena melebihi batasan Menurut PeraturanrnKepala Badan Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2014rntentang Persyaratan Mutu Obat Tradisional terdapat batasan untuk AngkarnLempeng Total ≤ 10rn4 rnkoloni/mL.
Tidak tersedia versi lain