Text
analisis kadar kafein dari teh hitam celup (camellia inensis l) menggunakan metode (parameter volume air dan waktu penyeduhan)
Teh telah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai minuman rnpenghangat tubuh yang mempunyai berbagai macam khasiat. Teh dengan namarnlain (Camellia sinensis L) ini memiliki banyak kandungan diantaranya kafein. Jikarnkafein dikonsumsi secara berlebihan maka dapat menimbulkan reaksi sepertirninsomnia, rasa gelisah, diuresis, dan tremor otot. Dosis kafein yang diizinkanrnadalah 100 mg-200 mg/hari. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahuirnkadar kafein yang terkandung pada satu kantong teh celup dengan volume air danrnwaktu penyeduhan yang berbeda dengan metode Spektrofotometri ultravioletrndengan panjang gelombang yang terdapat pada literatur 275 nm. rnSampel terdiri dari teh hitam (Camellia sinensis L) dalam bentuk teh celuprndengan merk T sejumlah 2 gram. Besar sampel yang digunakan sejumlah saturnkantong teh hitam celup dengan tiga volume air dan waktu penyeduhan masingmasingrnrndi replikasi tiga kali (27 sampel) dengan variasi volume air 200mL, 250rnmL, dan 300 mL dengan waktu penyeduhan 2 menit, 3 menit, dan 5 menit denganrnsuhu 85°C. rnDari data hasil penelitian diperoleh hasil rata-rata kadar (mg) pada sampelrnteh hitam celup (Camellia sinensis L). Pada volume air 200 mL dengan wakturnpenyeduhan 2 menit 23,1893 mg, 3 menit 40,7473 mg, dan 5 menit 39,8556 mg.rnpada volume air 250 mL dengan waktu penyeduhan 2 menit 30,8703 mg, wakturnpenyeduhan 3 menit 36,3576 mg, waktu penyeduhan 5 menit 39,9243 mg. Padarnvolume 300 mL dengan waktu penyeduhan 2 menit 41,7073 mg, wakturnpenyeduhan 3 menit 49,9383 mg dan waktu penyeduhan 5 menit 40,4043 mg. rnDiperoleh hasil kadar kafein tertinggi dari volume air 300 mL. dalamrnwaktu penyeduhan 3 menit yaitu 49,9383 mg, sedangkan kadar kafein terendahrndiperoleh pada volume air 200 mL dan waktu penyeduhan 2 menit yaitu 23,1893rnmg.
Tidak tersedia versi lain
https://dentiloquent.com/aldi-coleslaw-mix-crunchy-fresh-vegetables/