Text
Identifikasi mikroba pencemar pada petis tanpa kemasan di pasar pucang anom Surabaya
Petis adalah bahan makanan yang proses pengolahannya menggunakan fermentasi, mengental seperti saus dan berguna sebagai bumbu. Petis juga dapat dikategorikan sebagai makanan semi basah yang memiliki kadar air sekitar 10%-40%, nilai aktifitas air 0,65-0,90 dan memiliki tekstur plastis, lebih awet, siap dikonsumsi, dan bernilai gizi cukup baik. Tujuan dari penelitian untuk mempelajari, mengamati dan menetapkan gambaran tentang kandungan mikroba pencemar pada petis tanpa kemasan di Pasar Pucang Anom Surabaya.rnPengujian dilakukan dengan metode angka lempeng total (ALT). Prosedur kerjanya dengan cara aseptik larutkan 1gram sampel dengan 9 ml NaCl 0,9% kemudian pipet 1 mL masukkan tabung reaksi berisi media NB 9 mL, Lakukan hal serupa hingga pengenceran 10-15. Dari setiap pengenceran dipipet 0,1 ml kedalam cawan petri yang berisi NA 20 ml dan dibuat duplo. Inkubasi pada suhu 37°C selama 24 jam dengan posisi dibalik dan hitung koloni yang tampak. Lakukan pewarnaan bakteri untuk menyatakan golongan gram bakteri pencemarnya.rnHasil yang didapatkan Nilai Angka Lempeng Total pada 4 sampel petis udang tanpa kemasan yang ada di Pasar Pucang Anom Surabaya yaitu pada sampel 1 ALT yang diperoleh adalah 4.211 x 1012 CFU/ 10 ml. Pada sampel 2 ALT yang diperoleh adalah 5.031 x 1011 CFU/ 10 ml. Pada sampel 3 ALT yang diperoleh adalah 5.0932 x 1011 CFU/ 10 ml. Dan pada sampel 4 ALT yang diperoleh adalah 4,404 x 109 CFU/10 ml. Ada 26 jenis bakteri gram positif berbentuk basil dan 1 jenis bakteri gram negatif berbentuk basil. Pada penelitian selanjutnya diharapkan lebih dalam mempelajari, mengamati, dan menetapkan gambaran tentang adanya kandungan mikroba pencemar pada petis tanpa kemasan di Pasar Pucang Anom Surabaya.rn
Tidak tersedia versi lain