Text
Analisa kepuasan pelayanan swamedikasi di apotek wilayah kecamatan wonokromo
Pelayanan swamediksi di apotek adalah pelayanan tanpa resep dokter kepada pasien yang ingin melakukan pengobatan sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan pasien terhadap pelayanan swamedikasi di apotek. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan prospektif. Populasi sampel penelitian adalah semua responden yang melakukan swamedikasi di apotek dan memenuhi kriteria inklusi. rnHasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari tiga variabel yang diteliti yaitu reliability, responsiveness dan emphaty memiliki kepentingan yang tinggi dan kinerja yang sudah baik. Namun pada variabel reliability tentang memberikan informasi mengenai alergi yang pernah dialami, cara kerja obat, cara penyimpanan obat, obat-obat yang harus dikurangi, makanan dan minuman yang harus dihindari, aktivitas yang harus dikurangi selama pengobatan dan informasi kapan harus konsultasi ke dokter masih perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan, karena tingkat kepentingan responden rendah serta kinerja yang diberikan masih perlu dilakukan perbaikan.rnBerdasarkan hasil penelitian maka disarankan pada petugas kefarmasian untuk dapat mempertahankan kinerja yang sudah baik dan diadakan perbaikan atau peningkatkan kinerja yang dirasa masih kurang baik sehingga bisa meningkatkan kepuasan pasien, serta perlu diadakan edukasi terhadap responden untuk memberikan pemahaman terhadap pentingnya pemberian informasi obat pada pelayanan swamedikasi.rnrn
Tidak tersedia versi lain