Text
Identifikasi senyawa tanin pada daun kemuning (murraya panivullata l. Jack) dengan berbagai jenis pelarut pengekstraksi
Daun Kemuning (Murraya paniculata L. Jack) adalah satu dari sekianrnkhasanah kekayaan alami yang memiliki berbagai manfaat bagi kehidupanrnmanusia. Tanin merupakan salah satu kandungan dari daun kemuning yangrnberkhasiat sebagai antidiare dan pelangsing tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalahrnuntuk mengetahui pelarut terbaik hasil ekstraksi dan kandungan senyawa tanin padarnekstrak daun kemuning. rnTanin diperoleh dengan cara maserasi menggunakan 3 jenis pelarut yangrnberbeda yaitu pelarut metanol, etanol, dan etil asetat. Pemilihan pelarut tersebutrndikarenakan tanin bersifat polar. Identifikasi senyawa tanin pada ekstrakrnmenggunakan uji fitokimia dan kromatografi lapis tipis (KLT). Uji fitokimiarndilakukan dengan menambahkan reagen FeClrn3rn menghasilkan warna hijaurnkehitaman dan gelatin menghasilkan endapan putih. Pemisahan senyawa taninrndilakukan dengan KLT menggunakan beberapa campuran eluen yaitu n-butanol :rnasam asetat: air (4:1:5), etil asetat : kloroform : asam asetat 10% (15:5:2) dan nheksanrn:rnetilrnasetatrn(6:4).rnrnDari penelitian ini didapatkan hasil yaitu ekstrak dengan pelarut metanol,rnetanol, dan etil asetat masing-masing menghasilkan bobot 23,6989 g, 18,9469 g,rndan 6,5364 g. Uji fitokimia dengan 2 reagen menunjukkan ekstrak postifrnmengandung tanin. Eluen yang terpilih dalam pemisahan senyawa tanin denganrnKLT adalah n-heksan : etil asetat (6:4) menghasilkan 8 noda pada pelarut metanolrndan etanol serta 7 noda pada pelarut etil asetat dengan nilai Rf tanin sebesar 0,62. rnBerdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pelarut terbaik untukrnmengekstraksi tanin yaitu metanol. Ekstrak daun kemuning mengandung senyawarntanin menggunakan uji fitokimia dan KLT.
Tidak tersedia versi lain
https://dentiloquent.com/aldi-coleslaw-mix-crunchy-fresh-vegetables/