Text
Identifikasi senyawa tanin pada ekstrak etanol 70% daun belimbing manis (averrhoa carambolaL.)
Daun belimbing manis (Averrhoa carambola) merupakan salah satu jenisrntanaman yang sering digunakan sebagai obat tradisional. Daun belimbingrnbermanfaat untuk mengobati sakit perut, menyembuhkan penyakit rematik, rngondongan, mengobati maag, melancarkan air seni, hipertensi dan penyakit bisul.rnPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui senyawa tanin menggunakan metodernmaserasi. rn rnPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya senyawa tanin yangrnterdapat dalam ekstrak daun belimbing manis, dan eluen terbaik dalam pemisahanrnekstrak kasar senyawa tanin dengan cara menggunakan metode kromatografi lapisrntipis. Pemeriksaan pada uji pereaksi menunjukkan adanya senyawa tanin denganrnperubahan warna biru kehitaman,kuning dan putih dengan cara menggunakanrnpereaksi FeClrn3rn,gelatin dan AlClrn. Maserasi tersebut diidentifikasi secararnkromatografi lapis tipis (KLT), digunakan fase diam Silika Gel GF 254, faserngerak n-heksan : etil asetat dengan perbandingan (7 :3) dan penampak bercakrnsinar UV 254 nm. Noda yang tampak pada panjang gelombang 254 nm berwarnarnungu dan noda yang tampak pda panjang gelombang 366 terlihat warna hijaurnkekuningan hal ini membuktikan adanya senyawa tanin di dalam ekstrak daunrnbelimbing manis, dan menghasilkan nilai Rf 0,61 berwarna ungu. rnrn rn3rnDari data hasil maserasi didapatkan perbandingan berat ekstrak daunrnbelimbing manis (Averrhoa carambola) yang mengandung tanin selama 3 harirnmemiliki bobot 17,7687 gram dengan berat 17,76%b/b, Selama 5 hari 15,0439rngram dengan berat 15,04%b/b, selama 7 hari 12,1245 gram dengan berat 12,12rn%b/b dari hasil persentase bobot ekstrak dan bobot cawan.
Tidak tersedia versi lain