Text
Analisis bilangan asam dalam minyak goreng curah yang digunakan beruang kali dengan metode titrasi asam basa
Minyak goreng merupakan salah bahan pokok yang dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat. Masyarakat Indonesia sering menggunakan minyak goreng curah berkali-kali sampai terjadi perubahan warna dan bau pada minyak goreng yang dapat membahayakan kesehatan. Dalam penelitian ini digunakan sampel minyak goreng curah sebelum dan sesudah digunakan menggoreng 1x, 2x, 3x, 4x, 5x, dan 6x dengan tujuan untuk menguji kualitas minyak goreng curah melalui uji fisika dan kimia. Analisis fisika dilakukan secara organoleptik untuk melihat perubahan warna dan bau pada minyak goreng curah sebelum dan sesudah digunakan menggoreng. Analisis kimia dilakukan dengan pengujian kadar air dan bilangan asam. Berdasarkan hasil penelitian pada uji bau didapatkan perubahan bau menjadi tengik setelah digunakan menggoreng 1x hingga 6x, sedangkan pada uji warna, terdapat perubahan dari kuning pucat menjadi kuning, sampai kuning agak kecoklatan meskipun perubahannya tidak signifikan. Untuk uji kimia berupa kadar air, diperoleh hasil 0,152 %b/b sampai 0,222 %b/b sehingga hasil uji kadar air ini tidak memenuhi persyaratan SNI 01-3741-2013 yaitu lebih dari 0,15 %b/b. Sedangkan pada bilangan asam diperoleh hasil kurang dari 0,6 mgKOH/g yaitu 0,2043 mgKOH/g hingga 0,2982 mgKOH/g sehingga hasil uji bilangan asam ini memenuhi persyaratan SNI 01-3741-2013.
Tidak tersedia versi lain
https://dentiloquent.com/aldi-coleslaw-mix-crunchy-fresh-vegetables/