Text
Pengaruh pengetahuan masyarakat terhadap rasionalitas penggunaan analgesik oral non steroid anti-inflamantory drug golongan non selektif cox-1 & cox-2 secara swamedikasi : studi dilakukan di apotek latansa sidoarjo
Swamedikasi yang rasional harus dilandasi adanya pengetahuan yang mencukupi. Penelitian ini dilakukan untuk melihat adanya pengaruh tingkat pengetahuan terhadap rasionalitas dalam menggunakan obat oral analgesik NSAID golongan Non Selektif COX-1 & COX-2 pada pengobatan swamedikasi di Apotek Latansa Sidoarjo serta untuk mengetahui adanya pengaruh antara faktor sosiodemografi (usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan status pekerjaan) terhadap tingkat pengetahuan dan rasionalitas penggunaan obat oral analgesik NSAID Non Selektif COX-1 & COX-2 pada pengobatan swamedikasi di Apotek Latansa Sidoarjo. rnPenelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif observasional melalui pembagian kuesioner kepada 70 pasien sebagai sampel. Pengumpulan data dilakukan secara prospektif. Hubungan antara variabel penelitian dianalisis dengan uji statistik Chi Square pada aplikasi statistik SPSS ver 22.rnBerdasarkan data yang diperoleh sebagian besar pasien yang menjadi sampel penelitian berjenis kelamin perempuan (57,20%), berusia 26 – 35 tahun (52,90%), dengan tingkat pendidikan terakhir SMA (61,50%) dan berstatus sebagai pekerja (64,30%). Dari hasil analisis statistik Chi Square didapatkan tingkat pendidikan terakhir pasien berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan pasien (Asymp sig (2-sided) = 0,042 ≤ 0,050) pada tingkat kepercayaan 95%. Dan usia berpegaruh terhadap rasionalitas penggunaan obat oral analgesik NSAID Non Selektif COX-1 & COX-2 dalam pengobatan swamedikasi (Asymp sig (2-sided) = 0,049 ≤ 0,050) pada tingkat kepercayaan 95%.rnHasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa responden sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan yang baik (47,20%) dan swamedikasi yang rasional (75,70%). Dari hasil analisis dengan uji statistik Chi Square menunjukkan tingkat pengetahuan pasien berpengaruh terhadap rasionalitas penggunaan obat oral analgesik NSAID Non Selektif COX-1 & COX-2 dalam pengobatan swamedikasi (Asymp sig (2-sided) = 0, 016 ≤ 0,050) pada tingkat kepercayaan 95%. Semakin tinggi tingkat pengetahuan seseorang maka pelaksanaan swamedikasi yang dilakukan akan semakin rasionalrn
Tidak tersedia versi lain
https://dentiloquent.com/aldi-coleslaw-mix-crunchy-fresh-vegetables/