Text
Interaksi obat pada peresepan polifarmasi di poliklinik jantung dan syaraf periode januari - april 2016 : studi dilakukan di rumah sakit adi husada undaan wetan surabaya
Polifarmasi merupakan salah satu penyebab terjadinya interaksi obat. Interaksi obat adalah perubahan efek obat utama oleh pemberian obat lain sebelumnya atau secara bersamaan. Hal ini dapat meningkatkan toksisitas atau mengurangi efektivitas obat utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang interaksi obat khususnya mengetahui besarnya prevalensi interaksi obat, mengetahui pola mekanisme interaksi, mengetahui tingkat efek interaksi obat di Poliklinik Jantung dan Saraf Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan Surabaya periode Januari – April 2016. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan arah pengambilan data secara cross sectional yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara pengamatan, pengumpulan data sekaligus pada satu waktu. Sampel pada penelitian ini yaitu seluruh resep polifarmasi dari Poliklinik Jantung dan Saraf yang ada di Kamar Obat Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan Surabaya periode Januari – April 2016. Yang kemudian dianalisa menggunakan aplikasi Medscape Drug Interaction Cheker yang terupdate 2x dalam seminggu. rnPenelitian ini menemukan prevalensi interaksi antar obat pada peresepan polifarmasi Poli Jantung sebanyak 739 kejadian dengan mekanisme interaksi Farmakokinetik pada proses absorbsi 0,67%, distibusi 4,87%, metabolisme 9,343%, dan ekskresi 1,49%. Mekanisme interaksi farmakodinamik pada toksisitas organ tubuh 9,21% dan efek terapi 74,42% serta tingkat interaksi antar obat level minor 9,74%, level moderate 84,30% dan level mayor 5,96%. rnSedangkan pada Poli Saraf terdapat 99 kejadian dengan mekanisme inetraksi Farmakokinetik pada proses absorbsi 24,24%, distibusi 0%, metabolisme 31,32%, dan ekskresi 1,01%. Mekanisme interaksi farmakodinamik pada toksisitas organ tubuh 5,05% dan efek terapi 38,38% serta tingkat interaksi antar obat level minor 50,51%, level moderate 42,42%, dan level mayor 7,07%.rnDengan adanya informasi interaksi antar obat pada peresepan polifarmasi diharapkan tenaga kesehatan di RS Adi Husada Undaan Wetan dapat memilih regimen obat-obat yang tepat dengan meminimalkan adanya interaksi obat dan risiko efek samping obat.rn
Tidak tersedia versi lain
https://dentiloquent.com/aldi-coleslaw-mix-crunchy-fresh-vegetables/