Text
Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Jamur Lingzhi (Ganoderma Lucidium) Menggunakan Pelarut Air Destilasi Terhadap Zona Hambat Bakteri Escherichia coli
Diare adalah salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada masyarakat di Indonesia. Seseorang yang mengalami buang air besar secara terus menerus dalam satu hari penderita dapat buang air besar 3 kali atau lebih tinja yang keluar kadang disertai dengan darah atau lendir. Diare dapat disebabkan oleh infeksi beberapa bakteri, salah satu bakteri yang dapat menyebabkan diare adalah bakteri Escherichia coli. Salah satu cara untuk mengobati infeksi yaitu dengan menggunakan antibakteri yang berasal dari tanaman atau tumbuhan yang biasa disebut obat tradisional. Obat tradisional dipilih dan diminati karena efek samping yang ditimbulkan dari obat tradisional relatif kecil. Jenis tumbuhan yang paling banyak dipelajari khasiat obatnya sebagai antibakteri adalah Ganoderma lucidum.rnPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak jamur lingzhi terhadap besar zona hambat pada bakteri Escherichia coli. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimental dilakukan sebanyak 6 kali pengulangan dengan 5 konsentrasi yang berbeda. Metode yang digunakan untuk mengamati zona hambat yaitu difusi kertas cakram.rnHasil data penelitian pada konsentrasi terendah 20µg/ml didapatkan zona hambat dengan kategori tidak aktif dan pada konsentrasi 40µg/ml, 60µg/ml, 80µg/ml, dan 100µg/ml dengan kategori zona hambat kurang aktif. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa konsentrasi ekstrak jamur lingzi berpengaruh terhadap zona hambat bakteri Escherichia coli.rnrn
Tidak tersedia versi lain
https://dentiloquent.com/aldi-coleslaw-mix-crunchy-fresh-vegetables/