Text
Pengaruh konsentrasi ekstrak jamur lingzhi (Ganoderma lucidum) menggunakan pelarut metanol terhadap bakteri Escherichia colI
Isolasi zat aktif dari herba menimbulkan pandangan baru bahwa tiap herba memiliki zat aktif (satu atau lebih). Ganoderma lucidumn memiliki zat aktif yang berhasil diisolasi, zat-zat tersebut dapat menggantikan pemakaian herba untuk tujuan pengobatan. Escherichia coli merupakan bakteri yang banyak terdapat di usus besar (colon) manusia dan sebagai flora normal colon, sifat Escherichia coli dapat menyebabkan infeksi primer pada usus besar sehingga menyebabkan penyakit diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak Jamur Lingzhi (Ganoderma lucidum) menggunakan pelarut metanol terhadap bakteri Escherichia coli. rnSampel yang digunakan adalah jamur Lingzhi dewasa umur 90 hari yang diperoleh dari petani jamur. Di cuci bersih kemudian dikering angin kan selama 24 jam, kemudian dihaluskan dengan cara digiling. Proses ekstraksi menggunakan metode sokletasi. rnPengujian dilakuan dengan menggunakan 5 konsentrasi dan kontrol negatif. Metode pengujian antibakteri yang digunakan adalah difusi kertas cakram. Diameter zona hambat pada tiap konsentrasi dianalisis menggunakan statistik menggunakan uji ANOVA Oneway. rnBerdasarkan hasil pengujian dengan melakukan replikasi sebanyak 6 kali pada konsentrasi 20 µg/mL dengan rata-rata 10,2 dan 40 µg/mL dengan rata-rata 11,4 pada kategori kurang aktif. Konsentrasi 60 µg/mL dengan rata-rata 12,2 , 80 µg/mL dengan rata-rata 13,7 , dan 100 µg/mL dengan rata-rata 14,3 dengan kategori aktif. Dapat dikatakan terdapat pengaruh aktivitas antibakteri pada Jamur Lingzhi (Ganoderma lucidum) dengan bakteri Escherichia coli maka, semakin tinggi konsentrasi maka daya hambat yang dihasilkan semakin tinggi. rn
Tidak tersedia versi lain