Text
Profil tingkat kepatuhan minum obat pasien skizofrenia dengan terapi antipsikotik tipikal pada pasien rawat jalan di rumah sakit jiwa menur surabaya
Skizofrenia adalah penyakit otak yang menyebabkan seseorang menjadi disfungsional secara fisiologis untuk dirinya sendiri maupun interaksi secara sosial. Pengobatan Skizofrenia terbagi 2, yaitu antipsikotik tipikal dan antipsikotik atipikal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kepatuhan minum obat pasien Skizofrenia dengan terapi antipsikotik tipikal pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya. Penelitian ini bersifat survey deskriptif dengan pengumpulan data secara prospektif. Penelitian ini dilakukan kepada 76 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, terbagi dalam 2 kelompok yaitu kelompok laki-laki (n=38) dan perempuan (n=38). Mayoritas pasien termasuk dalam tingkat kepatuhan sedang 60,53%. Berdasarkan kelompok usia, mayoritas pasien yang rentan terkena penyakit Skizofrenia adalah berada pada umur 37-45 tahun yang diakibatkan oleh terlalu banyak pikiran yang membebani mereka tanpa bisa mereka utarakan kepada orang lain dan selain itu juga karena masalah ekonomi. Rasio perbandingan tingkat kepatuhan tinggi dari kelompok usia 19-27 tahun adalah 3 dari 10 orang (30%), kelompok usia 28-36 tahun adalah 2 dari 24 orang (8,33%), kelompok usia 37-45 tahun adalah 8 dari 35 orang (22,86%), dan kelompok usia 46-54 tahun adalah 1 dari 7 orang (14,29%). Berdasarkan tingkat pendidikan, rasio perbandingan kepatuhan minum obat, tingkat pendidikan S1/D3 lebih banyak yaitu 1 dari 3 orang (33,33%) dibandingkan tingkat pendidikan SMA sebanyak 12 dari 41 orang (29,27%) dan SMP sebanyak 1 dari 30 orang (3,33%). Saran agar dilakukan penelitian lebih lanjut tentang efektifitas terapi pemberian antipsikotik tipikal.
Tidak tersedia versi lain