Text
Perbandingan efektivitas preparat zink sulfat sebagai reepitalisasi usus pada diare balita yang disebabkan oleh infeksi dan keracunan makanan : studi dilakukan di puskesmas menur Surabaya
Diare adalah suatu penyakit yang ditandai dengan perubahan bentuk dan konsistensi tinja yang lembek sampai mencair serta bertambahnya frekuensi buang air besar yang lebih dari biasa, yaitu 3 kali atau lebih dalam sehari yang mungkin dapat disertai dengan muntah atau tinja yang berdarah. Penyakit ini paling sering dijumpai pada balita, terutama pada 3 tahun pertama kehidupan, dimana seorang balita bisa mengalami 1-3 episode diare berat. rnWHO dan Departemen Kesehatan RI telah menggalakkan penggunaan Oralit formula baru dan suplemen Zink Sulfat dalam tata laksana diare sejak tahun 2004 untuk menekan angka kesakitan, angka kematian serta penanggulangan KLB diare.rnPenelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas pemberian preparat Zink Sulfat pada diare balita yang disebabkan oleh infeksi dan keracunan makanan di wilayah Puskesmas Menur Surabaya dengan melihat kecepatan kesembuhan menggunakan parameter terukur, yaitu frekuensi diare, konsistensi tinja, dan lama pengobatan. Penelitian ini bersifat prospektif, dimana pengambilan sampel dilakukan pada bulan Januari – April 2014 di Puskesmas Menur Surabaya, dengan jumlah sampel 24 pasien, terdiri dari 12 pasien diare yang disebabkan oleh infeksi dan 12 pasien diare yang disebabkan oleh keracunan makanan, dengan rentang usia 0 – 5 tahun. rnBerdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengobatan dengan menggunakan preparat Zink Sulfat lebih baik pada kelompok diare yang disebabkan oleh infeksi dibandingkan dengan diare yang disebabkan oleh keracunan makanan, dengan prosentase yaitu ; (1) frekuensi diare menurun 0,60x (60,7%) : 0,58x (58%), (2) konsistensi tinja dapat diperbaiki 50% : 50%, (3) lama pengobatan 2,08 hari : 2,33 hari. Sedangkan berdasarkan analisa statistik, diperoleh hasil tidak ada perbedaan bermakna dalam hal efektivitas Zink Sulfat pada kelompok diare infeksi dengan kelompok diare keracunan makanan. rnDisarankan untuk dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan sampel yang jumlahnya lebih banyak dan waktu penelitian yang lebih panjang dari 4 bulan untuk mengetahui lebih lanjut efektivitas terapi preparat Zink Sulfat, sehingga dapat diketahui keberhasilan terapi Zink Sulfat dengan adanya peningkatan outcome terapi dan kualitas hidup pasien diare. Serta dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas Zink Sulfat yang dapat mencegah terjadinya diare berulang dalam kurun waktu 2-3 bulan.rnrn
Tidak tersedia versi lain