Text
Pebandingan berat ekstrak yang mengandung tanin pada daun jambu biji putih muda dan tua (psidium guajaval.)
Tanaman jambu biji merupakan tanaman penghasil buah yang terdapat di Indonesia. Tanaman ini memiliki banyak manfaat yaitu sebagai antidiare, obat batuk, obat luka, sariawan. Salah satunya pada bagian daunnya yang mengandung senyawa tanin. Daun jambu biji seringkali dipetik langsung dari pohon kemudian dikonsumsi secara mentah setelah terlebih dahulu dibersihkan untuk mendapatkan khasiatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berat ekstrak etanol yang mengandung tanin pada daun jambu biji putih daun muda dan daun tua (Psidium guajava). Ekstrak daun jambu biji diperoleh dengan cara digesti menggunakan etanol 96% sebagai pelarut. Penelitian ini melakukan uji identifikasi senyawa tanin dengan menggunakan uji FeCl3. Dari hasil penelitian ini didapatkan ekstrak etanol daun jambu biji putih muda dan tua mengandung tanin dengan dilakukan uji FeCl3 senyawa tanin ditandai dengan adanya perubahan warna hijau kehitaman atau biru tua. Dan banyaknya jumlah ekstrak etanol yang mengandung tanin yang terdapat pada daun jambu biji putih daun muda ( 30’ = 1,3405 gram ; 60’ = 1,0401 gram ; 90’ = 0,6711 gram ; 120’ = 0,1591 gram ; 180’ = 0 gram) dan daun tua ( 30’ = 1,8588 gram ; 60’ = 1,2166 gram ; 90’ = 0,7976 gram ; 120’ = 0,2589 gram ; 180’ = 0 gram ) adalah tidak ada perbedaan yang signifikan. Sehingga untuk pembuatan ekstrak daun jambu biji dapat menggunakan bagian daun jambu biji yang muda dan tua, karena memiliki kandungan tanin yang sama didalamnya.
Tidak tersedia versi lain