PERPUSTAKAAN AKADEMI FARMASI SURABAYA

AKADEMI FARMASI SURABAYA

  • Beranda
  • Profil
    Pustakawan Info Perpustakaan Struktur Organisasi Visi dan Misi Tata Tertib
  • Informasi
    Layanan Fasilitas Kerjasama
  • E-Resource
    Repository Akfar Katalog Online Usulan Buku
  • Berita
  • Admin
  • Layanan Mandiri
  • Visitor
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Profil penurunan tekanan darah pada terapi obat antihipertensi golongan CCB dihidropiridin antara amlodipin dibandingkan nifedipin oral osmotik : studi dilakukan di poli penyakit dalam RS bhayangkara porong
Penanda Bagikan

Text

Profil penurunan tekanan darah pada terapi obat antihipertensi golongan CCB dihidropiridin antara amlodipin dibandingkan nifedipin oral osmotik : studi dilakukan di poli penyakit dalam RS bhayangkara porong

Adelia, Lailatul - Nama Orang;

Hipertensi adalah suatu peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolikrnyang tidak normal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profilrnpenurunan tekanan darah pada terapi obat antihipertensi yaitu Amlodipinrndibandingkan Nifedipin Oros dan untuk mengetahui prevalensi efek samping obat.rnPenelitian ini bersifat observasional. Pengamatan berdasarkan perubahan tekananrndarah pre, selama terapi, dan post terapi obat antihipertensi selama 4 bulan terapi.rn Dari hasil penelitian didapatkan 28 pasien hipertensi yang memenuhirnkriteria inklusi, terbagi dalam 2 kelompok terapi yaitu pasien kelompok terapirnAmlodipin (n=14) dan pasien kelompok terapi Nifedipin Oros (n=14). Hasilrnpenelitian tekanan darah pada terapi Amlodipin menunjukkan bahwa mayoritasrntekanan darah pre adalah pada kategori hipertensi stage II yaitu 13 pasienrn(92,86%), setelah 1-2 bulan terapi, tekanan darah mencapai kategori hipertensirnstage I, setelah 3 bulan terapi mencapai kategori pre hipertensi, dan pada 4 bulanrnterapi (tekanan darah post) mayoritas tekanan darah pasien pada kategori prernhipertensi yaitu 13 pasien (92,86%). Sedangkan pada terapi Nifedipin Oros,rntekanan darah pasien pada kategori hipertensi stage II yaitu 14 pasien (100,00%),rnsetelah 1-3 bulan terapi, tekanan darah mencapai kategori hipertensi stage I, danrnpada 4 bulan terapi (tekanan darah post) mayoritas pasien hipertensi pada kategorirnpre hipertensi yaitu 13 pasien (92,86%).rn Berdasarkan analisis statistika deskriptif menunjukkan pola grafik yangrnsama pada kedua kelompok terapi, yaitu terjadi penurunan tekanan darah sistolikrndan diastolik dari bulan Desember hingga April. Berdasarkan grafik standarrndeviasi yang diperoleh, menunjukkan grafik yang saling berdekatan, makarnkemungkinan kedua perlakuan tidak berpengaruh nyata.rn Hasil penelitian efek samping obat yaitu hipotensi postural beruparnpusing/nyeri kepala dan mual menunjukkan bahwa pada kelompok terapirnAmlodipin terdapat 1 pasien (7,14%) yang mengalami efek samping hipotensirnpostural. Sedangkan pada Nifedipin Oros tidak terdapat pasien yang mengalamirnefek samping obat. Ini menunjukkan bahwa Amlodipin dan Nifedipin Orosrnmemiliki efek samping obat yang ringanrn Disarankan agar dilakukan penelitian secara prospektif dengan waktu yangrnlebih lama, dan jumlah pasien yang lebih banyak untuk mengetahui profilrnpenurunan tekanan darah yang lebih lanjut.


Ketersediaan
#
My Library (KTI) KTI 1648 ADE p
1036161116
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
1648 ADE p
Penerbit
Surabaya : Akademi Farmasi Surabaya., 2016
Deskripsi Fisik
xvi, 76p.: ol. : tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
1648
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
TERAPI OBAT ANTIHIPERTENSI
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN AKADEMI FARMASI SURABAYA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Akademi Farmasi Surabaya hadir sebagai pusat sumber belajar utama yang dirancang untuk mendukung kebutuhan akademik, penelitian, dan literasi ilmiah seluruh mahasiswa serta dosen di bidang kefarmasian. Berlokasi di Lantai 2, fasilitas ini menyediakan ruang baca yang tenang, bersih, dan nyaman yang dilengkapi dengan pendingin ruangan sehingga sangat kondusif untuk belajar mandiri maupun berdiskusi. Untuk mempermudah proses pengerjaan tugas dan pencarian referensi digital, perpustakaan ini juga memfasilitasi civitas akademika dengan akses jaringan internet nirkabel gratis berkecepatan tinggi di seluruh areanya. Selain koleksi buku fisik, jurnal ilmiah kesehatan, dan karya tulis yang lengkap, perpustakaan telah terintegrasi secara digital melalui sistem katalog daring atau Online Public Access Catalog serta sistem repositori institusi yang dapat diakses kapan saja untuk memudahkan penelusuran pustaka secara modern.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Akademi Farmasi Surabaya

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik