Text
profil kadar GDP dan GD2PP pasien terapi metformin kombinasi glibenklamid dengan metformin kombinasi gliklazid pasien diabetes melitus tipe II : studi dilakukan di poli penyakit dalam RS. William Booth Surabya periode Juli - Oktober 2015)
Diabetes Melitus adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia yang berhubungan dengan abnormalitas metabolisme karbohidrat, lemak dan protein yang disebabkan oleh penurunan sekresi insulin atau penurunan sensitivitas insulin, atau keduanya dan menyebabkan komplikasi kronis mikrovaskular, makrovaskular, dan neuropati. rnPenelitian dilakukan pada 50 pasien Diabetes Melitus yang didapatkan dari kriteria inklusi dan eksklusi, dan dibagi dalam 2 kelompok yaitu Metformin kombinasi Glibenklamid (n=25) dan Metformin kombinasi Gliklazid (n=25). Hasil yang diperoleh dari penelitian, kedua kelompok terapi memiliki profil penurunan kadar gula darah yang berbeda dengan persentase rata-rata penurunan GDP pada kombinasi Metformin dan Glibenklamid sebesar 31,19% sedangkan kombinasi Metformin dan Gliklazid sebesar 33,79%, sedangkan persentase rata-rata penurunan GD2PP pada kelompok terapi Metformin kombinasi Glibenklamid sebesar 37,34% dan pada kelompok terapi Metformin kombinasi Gliklazid sebesar 31,98%. rnPrevalensi efek samping obat pada terapi Metformin kombinasi Glibenklamid terdapat 3 pasien (12%) yang mengalami pusing dan mual. Sedangkan pada terapi Metformin kombinasi Gliklazid terdapat 1 pasien (4%) yang mengalami pusing dan mual serta terdapat 1 pasien (4%) yang mengalami mual.rnDisarankan untuk penelitian selanjutnya dilakukan dengan jangka waktu yang lebih panjang yaitu lebih dari 6 bulan dengan jumlah pasien yang lebih banyak.rn
Tidak tersedia versi lain