Text
Profil dan pola peresepan antibiotik dan analgesik antiinflamasi oleh dokter gigi periode oktober - desember 2015 : penelitian dilakukan di klinik medis pusura yos sudarso
Masalah gigi dan mulut yang sering terjadi yaitu dental caries, pulpitis, gingivitis, periodontitis. Terapi yang diberikan yaitu antibiotik amoxycillin, clindamycin, lincomycin, metronidazole dan analgesik antiinflamasi yaitu asam mefenamat, kalium diklofenak, ibuprofen dan kombinasi methampiron dengan diazepam. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan pengambilan data bersifat retrospektif. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui profil peresepan antibiotik dan analgesik antiinflamasi, menganalisa resep, serta mengetahui rasionalitas peresepan.rnProfil peresepan Antibiotik dan analgesik antiinflamasi diperoleh persentase peresepan antibiotik yaitu clindamycin sebanyak 62,1%, amoxycillin sebanyak 24,2%, metronidazol sebanyak 23,7%, dan lincomycin sebanyak 4,5%; analgesik antiinflamasi yaitu asam mefenamat sebanyak 51,9%, kalium diklofenak sebanyak 25,4%, kombinasi methampiron dengan diazepam sebanyak 9,0%, dan ibuprofen sebanyak 0,5%. rnPola peresepan antibiotik dan analgesik antiinflamasi oleh dokter gigi dapat diketahui bahwa peresepan antibiotik dan analgesik antiinflamasi telah tepat indikasi penyakit atau sesuai diagnosa. Berdasarkan penilaian menggunakan kriteria Gyssens didapatkan 353 resep rasional, dan 1 resep tidak rasional karena pemberian terapi antibiotik yang terlalu singkat.rn
Tidak tersedia versi lain